Setiap Hari, 35 hingga 40 Ton Sampah yang Harus Ditangani Bidang Tata Kota DPUPR

oleh -47 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Barito Utara (PUPR Barut) melalui Bidang Tata Kota Dinas PUPR dalam seharinya menangani sampah di 4 (empat) kelurahan di daerah setempat mencapai 35 hingga 40 ton setiap harinya.

Dalam penanganan sampah di empat Kelurahan, yakni Kelurahan Melayu, Kelurahan Lanjas, Kelurahan Jingah dan Kelurahan Jambu tersebut  Dinas PUPR menurunkan puluhan petugas kebersihan atau persampahan dan beberapa aramada atau beberapa unit mobil truk pengangkut sampah.

Kepala Dinas PUPR Barito Utara M Imam Topik melalui Kepala Bidang Tata Kota (TK) Dharma Abadi ditemui diruang kerjanya Jumat (13/5/2022) mengatakan, pengangkutan sampah khususnya Kota Muara Teweh yang terdiri dari empat kelurahan yang termasuk juga di Kecamatan Teweh Baru yaitu Kelurahan Jingah dan Kelurahan Jambu.

“Khusus dalam Kota Muara Teweh yaitu Kelurahan Lanjas dan Kelurahan Melayu,” katanya.

Selain itu juga kata dia, untuk hari-hari biasa volume sampah yang terangkut berkisar 95 m³ – 105 m³.

“Itu untuk hari-hari biasa yaitu sekitar 30-35 ton per hari,” ungkapnya.

Sedangkan sampah yang di angkut oleh petugas pada hari-hari besar keagamaan akan meningkat antara 105 m³ sampai 115 m³.

”Diperkirakan 35-40 ton per hari sampah yang diangkut oleh petugas sampah kita, dengan kenaikan 15 persen dari hari-hari biasa,” kata Dharma panggilan akrab Kabid Tata Kota ini.

Dharma juga mengatakan dalam penanganan sampah yang bertambah volumenya ini, pihaknya akan melemburkan para petugas untuk melakukan pengangkutan sampai ke tempat pembuangan akhir (TPA) di KM 9 jalan Puruk Cahu.

“Kita akan lemburkan petugas untuk pengakutan sampah ke TPA,” ucapnya.

Lebih lanjut Dharma, dalam penanganan sampah ini, armada yang diturunkan sebanyak 19 unit yang terdiri dari 8 (delapan unit dump truck, terdiri dari 5 (lima) orang personil, 2 (dua) unit Con vector truck dengan 5 (lima) personil, 2 (dua) unit pickup dum dengan 3 (tiga) orang personil, ada 2 (dua) unit container truck dengan dua orang personil.

“Untuk container truck ini melalui container truck secara hidrolik mengangkut sampah ke TPA di KM 9 Jalan Muara Teweh – Puruk Cahu,” kata dia.

Selain itu juga ada 5 (lima) unit kendaraan roda tiga dengan total armada yang beroperasi dalam rangka pengangkutan sampah ke TPA sekitar 19 unit dengan petugas yang diterjunkan sebanyak 70 orang.

Ia juga menjelaskan, volume sampah untuk kota Muara Teweh dengan dua Kecamatan serta empat kelurahan dalam setahun sekitar 40-50 ribu ton baik organik maupun anorganik.

Dharma menambahkan untuk tahun 2021 pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR melalui Dirjen Cipta Karya, balai yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, kita mendapatkan bangunan TPS RRR (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle).

“TPS 3R itu untuk pemilahan untuk menjadi sampah organic maupun tidak, kemudian sampah yang bisa digunakan seperti bekas botol mineral dengan cara di daur ulang yang berada di Kelurahan Lanjas, lokasinya berada di pasar PBB,” pungkasnya.

(AP/Tim)