Siapa yang Cocok Mengantikan Walikota Surabaya, Ini Nama Yang di Gadang-Gadang

oleh -43 views

TEWENEWS, Surabaya – Sosok Perempuan Cerdas, Energik dan Menjadi Ibunya Kota Pahlawan Satu tahun lagi akan berakhir Jabatanya Sebagai Wali Kota Surabaya, tepatnya pada tahun 2020 mendatang setelah dua periode memimpin, masa jabatan Tri Rismahari (Risma) sebagai Wali Kota Surabaya akan berakhir.

Sejumlah nama pun belakangan muncul digadang-gadang sebagai calon pengganti Wali Kota Risma. Setidaknya ada sepuluh nama yang sudah muncul di media, dan banyak dibicarakan publik untuk maju dalam Pilwali Kota Surabaya mendatang, dan menggantikan Tri Rismaharini untuk Periode 2021 – 2026.

Terkait hal itu, Pakar Komunikasi Publik Universitas Airlangga Suko Widodo memaparkan, dengan kiprah serta kualitas sosok Risma yang begitu kuat di masyarakat, Jelas akan ada tantangan tersendiri bagi calon penerus yang akan maju menggantikan Risma.

Sebab, mereka harus mampu menawarkan kapasitas yang minimal setara dengan sosok Risma yang menang mutlak di Pilwali Kota Surabaya dengan perolehan 86,22 persen di 2015 lalu.

“Wali Kota Surabaya ke depan, idealnya cerdas, inovatif, care dan komunikatif. Saya sendiri cenderung memilih wali kota yang teknokrat dengan didukung kemampuan komunikasi publik yang memadai,” kata Suko

Teknokrat yang dimaksud Suko bisa berangkat dari banyak tempat. Bisa dari birokrasi maupun dari kalangan pengusaha. Sehingga memiliki kemampuan teknik dalam menata kota dengan baik.

Terkait hal itu Pendiri Rumah Basmalah, Inang Zaenal menyampaikan ungkapannya kepada media terkait salah satu Sosok yang digadang – gadang pantas untuk melanjutkan estafet Pemerintahan Tri Rismaharini untuk periode 2021 yaitu Ibu Hj. Ngatmisih, SH, M.Hum, Sang Pejuang Tanah dari Kota Surabaya.

“Ibu Ngatmisih sosok yang Cerdas, Energik dan Bagus dengan didukung kemampuan komunikasinya dengan public yang cukup luas, ketika nanti Mencalonkan sebagai Wali Kota Surabaya, selain itu Ibu Ngatmisih sekarang aktif menjadi Ketua Organisasi Sultan Ariyo (konsultan pertanahan arek suroboyo), lembaga konsultan non profit yang bertujuan untuk membantu permasalahan -permasalahan pertanahan warga surabaya, dengan memberikan fasilitas konsultasi dan advokasi secara gratis, aktifitas ini dilakukan beliau ketika telah habis masa Jabatannya sebagai Kepala BPN Jawa Timur yang pensiun sejak 1 Maret 2018” tandas Inang Zainal.

Meskipun warga Kota Surabaya selama hampir sepuluh tahun di nahkodai oleh seorang pemimpin perempuan, Inang Zainal menganggap “Bukan berarti masyarakat akan menutup mata dengan calon Perempuan lagi yang akan memimpin Kota Pahlawan tersebut jika kalau Ibu Ngatmisih Mencalonkan Menjadi Wali Kota Surabaya”, Imbuhnya.(AF)