Sidang Lanjutan Lasa Melawan Tono, Pengacara Romie Habie : Aktifitas Bansaw di Lahan Sengketa Ilegal

oleh -406 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Konflik lahan di Km 59-52 Desa Sei Rahayu 2, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalteng, antar keluarga Lasa dan Tono memasuki tahap pemerilsaan saksi dan surat.

Sidang pada Hari Kamis (14/10/2021) dipimpin oleh Hakim ketua, Teguh Indrasto, SH, di dampinggi dua hakim anggota Edi Rahmadi, SH dan Ahkam Ronny Faridhotullah, SH.

Sidang menghadirkan tiga orang saksi yaitu Misran (76) Julia Mensen (64) dan Hendri (53).

Baca Juga :   Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tasik Payawan Dan Kamipang Sosialisasikan 3 M.

Terungkap dipersidangan sengketa lahan yang terletak di Jalan Negara Km 49-51, tanah tersebut memang di Kuasai oleh keluarga Lasa secara turun temurun.

Pada perjalanannya oleh Lasa, diberikan surat pernyataan pengelolaan kepada keponakannya Tono untuk di kelola, bukan unuk di hibahkan atau di perjual belikan atau di hibahkan kepada pihak lain, surat kuasa tersebut tertanggal 16 Juli 1996. Padahal pada surat pernyataan tersebut pada tahun 2013 lalu sudah di cabut.

Romie Habie, Pengacara pihak Lasa usai persidangan mengatakan bahwa pihaknya meyakini akan memenangkan gugatan dan sudah menyampaikan kesimpulan secara lisan.

” Pertama pihaknya tetap pada gugatan yang diajukan, yaitu membatalkan surat pernyataan tersebut dan selanjutnya setelah melihat bukti surat dan keterangan saksi di persidangan telah cukup untuk meminta hakim memutuskan sesuai dengan gugatan, apa bila hakim berpendapat lain maka pihaknya meminta putusan yang seadil-adilnya,” ujar Romie.

Baca Juga :   Polsek Jabiren Raya bersama TNI dan Manggala Agni lakukan Patroli Terpadu Cegah Karhutla di Wilayahnya

Menanggapi ada kegiatan dua Bansaw yang melakukan kegiatan dilahan bersengketa Romie Habie, menyatakan bahwa kegiatan itu Ilegal, dan pihaknya akan melakukan langkah – langkah dan upaya hukum.

Baca Juga :   Terus perketat pendisplinan prokes terhadap masyrakat

” Saya tegaskan bahwa kegiatan bansaw itu adalah kegiatan ilegal karena beraktifitas di lahan bersengketa, setelah ini pihaknya akan melakukan upaya-upaya hukum terkait dua bansaw tersebut,” ucapnya.

Informasi selanjutnya sidang perdata antara Lasa sebagai pihak penggugat, melawan Tono sebagai tergugat pada Kamis (21/10/2021) atau minggu depan memasuki agenda putusan hakim. (Tim)