Soal Pabrik Karet di Mura, Rahmanto : Bukan Gagal Tapi Belum Maksimal

TEWENEWS, Puruk Cahu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya Kalimantan Tengah, melalui Wakil Ketua II Rahmanto Muhidin. S.HI, MH.,  mengatakan, Pabrik karet yang di bangun oleh Pemerintah Daerah melalui Perusahan Daerah (Perusda) Petak Malai Buluh Merindu, bukannya gagal tapi belum di operasikan secara maksimal.

“Bupati dan DPRD Murung Raya saat ini masih mencari formulasi dan skema pengoperasiannya sehingga ketika berjalan nanti tidak terkendala,” ujar Legeslator dari  PKB ini saat menangapi pemberitaan di tewenews.com dengan judul “Program Subsidi Karet Melalui Perusda “Gagal” Direktur Kabur dan Pabrik Tutup” Jumat (11/10/2019).

Lebih lanjut ia memaparkan, Bicara tentang Pilkada kemaren pilihan masyarakat kepada pasangan PRO (Perdie Rejikinor) tidak didasarkan hanya semata-mata karena pabrik karet. Jadi indikatornya bukan itu saja, pilihan masyarakat pada Pro saat pilkada banyak indikatornya.

Baca Juga :   25 Orang Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya Periode 2019-2024 Resmi Dilantik 

“Salah satunya adalah kepuasan masyarakat terhadap pembangunan ditingkat desa dan kelurahan melalui program percepatan pembangunan desa dan kelurahan, Kartu Murung Raya Sehat, Kartu Murung Raya Cerdas,” ungkapnya.

Hal tersebut dapat dilihat dari menurunnya angka putus sekolah, meningkatnya angka kelulusan, meningkatnya anak-anak yang melanjutkan ke perguruan tinggi.

“Artinya Bupati dan DPRD Murung Raya telah mampu membangun semangat dan optimis masyarakat, ini data BPS lo ya, artinya akurat,” tutupnya.(Asmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: