Suai Extreme, Festival Budaya Timor Leste

oleh -132 views

TEWENEWS, Timor Leste – Turnamen futu manu (Sabung Ayam) BG (Bola guling) alias pameran judi yang diselenggarakan setiap tahun sekali, demikian sebagian dari menghormati budaya tradisional yang telah berusia tua melintasi wilayah pulau timor selama ribuan tahun.
Garis besar

Penciptaan arena cincin dan penonton yang disesuaikan akan memberikan pengaturan baru yang akan menarik ratusan peserta dan penonton. Diadakan selama lima hari akan membawa buzz yang sedang berlangsung di sekitar pusat acara di Suai Vila.

Cock Fighting memainkan peran budaya yang berkelanjutan baik di daerah pedesaan dan perkotaan di Timor-Leste. Melalui popularitas nasional olahraga ini, banyak orang diharapkan dari Cova Lima dan lebih jauh untuk datang bersama-sama dalam perayaan tradisi yang dihormati ini.

Baca Juga :   Personil Polsek Arsel Aipda Bambang Monitoring Kegiatan Vaksinasi Kepada Warga Kel Madurejo

Serta dimeriahkan nuga Festval music merupakan Aksi lokal dan internasional menghibur para pengunjung dan penduduk Suai setiap malam sampai jam 10 malam. Nikmati perpaduan lengkap musik tradisional dan modern, serta pertunjukan budaya termasuk tarian sentral Cova Lima yang terkenal yang merayakan perubahan musim, periode panen, dan pernikahan.

Asosiasi Menunggang Kuda Timor-Leste menjadi tuan rumah pada hari besar di jalur yang dibangun khusus. Dengan kategori-kategori yang berkisar dari kesempurnaan penuh hingga kuda pony yang ikonik dalam berbagai jarak.

Baca Juga :   Malaka "Unggul" Pada Ajang Pacuan Kuda Event Suai Extreme di Timor Leste

Secara Garis besar The Timor Pony dikembangkan di pulau Timor abad yang lalu, berkembang biak sendiri mungkin berasal dari kuda India dan kuda kuda yang diimpor ke pulau itu.

Pony Timor secara historis telah digunakan oleh orang Timor untuk perang feodal, transportasi dan sebagai cara memindahkan barang ke seluruh negeri.

Asosiasi Menunggang Kuda Timor-Leste akan menyelenggarakan hari besar di jalur yang dibuat khusus di Suai Vlia. Dengan kategori kelas mulai dari kesempurnaan penuh hingga pony Timor yang ikonik, perayaab besar yang biasanya merupakan olahraga raja dan ratu, yang membentang kembali ke jaman dahulu, karena banyak joki Timor dan indonesia bersaing untuk mendapatkan penghargaan tertinggi pada hari itu.

Baca Juga :   Berantas Pungutan Liar, Kanitreskrim Polsek Jenamas Ajak Masyarakat Tolak KKN

Antusiasme untuk menunggang kuda sangat tinggi di seluruh Timor-Leste, orang banyak dari sekitar pantai selatan, joki tidak sendirian juga, karena mereka biasanya memiliki tim lima atau lebih.

Para peserta ini juga membawa pendukung dan penonton umum, yang menghibur mereka di seluruh kartu balap.(Beres/Pantauan Langsung wartawan tewenews.com sejak tanggal 14-16 November 2018).