Survei LSI Dinilai Tak Wakili Populasi

oleh -28 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemilukada di Kabupaten Barito Utara (Barut) tinggal 10 hari lagi. Seiring itu, tim sukses pasangan calon Nadalayah-Sugianto, merilis hasil survei SLI.

Namun, hasil survei yang menunjukan keunggulan dukungan terhadap Nadalsyah-Sugianto Panala, justru dinilai tak mewakili populasi pemilih di sembilan kecamatan wilayah Barut.

Padahal dalam sebuah survei publik, data diambil berbentuk sampel yang dapat mewakili populasinya.
Dalam hal itu sampel secara tepat merepresentasikan populasi, dapat dikatakan sangat sulit.
Sehingga diperlukan tingkat toleransi dari kesalahan sampel supaya populasi tetap terwakilkan.

Baca Juga :   Ratu Anom : Pilih Pemimpin Banua yang Peduli Lingkungan

Hasil survei menunjukan, Nadalsyah-Sugianto didukung 70,8 persen responden. Sementara Taufik Nugraha – Ompie 20,5 persen dan swing poters 8,7 persen.

“Dihitung dari jumlah penduduk Barut 92 ribu diambil sample 440 orang artinya hanya mewakili 0.4 persen saja pemilih,” ungkap sebuah sumber kepada tewenews.com, Minggu (17/6/2018).

Baca Juga :   Langgar Aturan, Puluhan APK Peserta Pemilu di Tertibkan

Seperti diketahui, dalam survei LSI digunakan metode wancara langsung melalui media kuisioner dengan melibatkan 440 responden. Tingkat margin of error 4,8 persen.

H. Nadalsyah didampingi calon wakil Sugianto Panala Putra, Sabtu (16/6/2018) menegaskan, bahwa LSI merupakan lembaga survei sangat independen dan menjunjung tinggi kredibilitas dalam menganalisis.

Bahkan lembaga yang dipimpin oleh Denny JA sudah meraih penghargaan dari muri. Selain itu survei ini dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan hasil yang ada.

Baca Juga :   Gembar Gembor Kotak Kosong Pada Pilkada

“Berdasarkan hasil survei ini, Alhamdulillah 70, 8 persen Masyarakat Barito Utara masih menginginkan saya memimpin Barito Utara,” kata H. Koyem sapan akrabnya. (tim)