Tak Terima Dikatai “Bungul” JA Tikam Sibur Rahman di Tanah Siang

TEWENEWS, Puruk Cahu – “Kritis” kondisi kesehatan M Sibur Rahman (43) tampak terbaring lemah belum sadarkan diri setelah mengalami penganiayaan dengan luka sabetan senjata tajam disekujur tubuhnya oleh terduga pelaku JA didaerah Beringin Desa Datah Kotou Kecamatan Tanah Siang Selatan, pada hari Senin (16/9) siang lalu.

Kapolres Mura AKBP Esa Estu Utama SIK melalui Kasatreskrim AKP Ronny Mathius Nababan SE SIK membenarkan kejadian penganiayaan di daerah Beringin yang biasa sebagai lokasi pertambangan rakyat ini.

Sebelumnya berdasarkan kronologi kejadian sementara yang berhasil dikumpulkan pihak Polres Mura bahwa penganiayaan yang terjadi pada Senin (16/9) pagi sekitar pukul 07.00 WIB itu bermula dari terduga pelaku JA mendatangi tempat kerja korban dan temannya perempuan Jainun.

Dalam perjumpaan yang cukup singkat sejak awal perbincangan dibumbui dengan candaan yang akhirnya berujung pada ucapan kata “Bungul” yang akhirnya menyinggung perasaan si pelaku. Sehingga JA nekat menghujamkan senjata tajam yang dibawanya kepada korban.

Baca Juga :   HUT Bhayangkara Ke-73 Polres Murung Raya Gelar Olah Raga Bersama TNI, ASN dan Masyarakat

“Ya kejadian penganiayaannya di daerah Beringin, berawal dari bercanda saja lalu mengarah pada penganiayaan yang mengakibatkan korban M Sibur Rahman (43) mengalami 8 luka menganga yang cukup parah disekujur tubuhnya,” ungkap AKP Ronny kepada awak media, Selasa (17/9).

Ditambahkannya lagi bahwa saat ini terduga pelaku JA bersama barang bukti senjata tajam yang digunakannya sudah diamankan di Mapolres Mura. “Terduga Pelaku sudah kita amankan, dan sampai saat ini kondisi korban masih belum bisa kita mintak keterangan usai menjalani serangkaian proses operasi di RSUD Puruk Cahu,” Pungkasnya. (Asmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: