Target Pertanian di Barito Utara Terus Meningkat

oleh -28 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara (Barut), mengelar kegiatan temu teknis penyuluh pertanian, mentri tani, petugas teknis dan POPT se Kabupaten Barut, Kamis (20/9/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Bapeddalitbang jalan A.Yani Muara Teweh ini dihadiri oleh Sumali dan H Irfan selaku paksaan dari Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Pertanian Barut Ir Setia Budi beserta jajarannya, serta undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Setia Budi mengatakan, bahwa seperti yang telah diketahui untuk program tanaman padi, jagung dan kedelai (Pajele) tahun 2018 ini, khususnya di Kabupaten Barut terus mengalami peningkatan baik yang berdasarkan kesepakatan kementerian maupun penugasan dari Dinas Pertanian Provinsi ke Dinas Pertanian Kabupaten Barut.

Baca Juga :   Sembari Bagikan Masker, Personel Polres Barito Utara Ajak Pembeli di Pasar PBB

Menurutnya,untuk tanaman padi, Dinas Pertanian Barut diminta untuk merealisasikan padi organik 200 hektar, padi Aston 1600 hektar dan padi gogo (ladang) sekitar 12 ribu hektar. “Untuk sasaran target produksi padi ini dicanangkan sekitar 35 ribu ton,” ucapnya.

Kemudian untuk tanaman Jagung juga cukup tinggi, program awal diberi 10.150 hektar, kemudian ada juga rencana relokasi dari provinsi sekitar 6 ribu hektar, sehingga totalnya menjadi 16.150 hektar. “Untuk sasaran target produksi jagung ini sebesar 227.000 ton,” katanya.

Baca Juga :   3.600 Hektare Kebun Sawit di PIR Butong akan di Replanting

Sementara untuk Kedelai, diakui Kadis Pertanian Barut, memang untuk di daerah ini tidak signifikan. Ini sudah pihaknya komunikasikan sebab untuk pertanian kedelai ini sekarang ada kesulitan di tingkat para petani sebab dinilai kurang menguntungkan.

“Salah satu penyebabnya kurang menguntungkan yaitu karena rendahnya produksifitas, dan petani yang menanam kedelai juga belum mau berubah tata cara perlakuannya terhadap tanaman kedelai, terutama untuk pengelolaan lahannya,” ungkapnya.

Setia Budi berharap, mudah-mudahan semua tugas yang diberikan ini bisa pihaknya laksanakan atau capai dengan baik.
“Sudah tentu kuncinya yaitu sama-sama saling bersinergi, baik itu petugas teknis di dinas dan yang paling utama adalah para penyuluh pertanian, mentri tani yang melakukan pendampingan kegiatan ini secara terus menerus, sehingga pekerjaan dapat kita laksanakan dengan baik untuk mencapai sasaran sesuai dengan yang kita inginkan bersama,” pungkasnya.(AP/Tim)