Tenaga Kerja Asing di Barut Cuma ada 18 Orang

oleh -24 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Utara, menyetujui Rancangan Perda Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) dalam sidang paripurna, Senin (25/3/2019).

Berapa estimasi pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terkait perda ini? Dinas Tenaga Kerja Barut mencatat, saat ini ada belasan TKA dipekerjakan di perusahaan di Barut.

Baca Juga :   Penerapan PTSP dan OSS Mempermudah Pelaku Usaha Berinvestasi

“Bedasarkan data kami, 18 orang TKA, mumnya bekerja di sektor pertambangan”, kata Kabid Tenaga Kerja Disnakertrans Barut, Aritonang.

Baca Juga :   Peringati HPSN 2019, Polsek Tanjung Duren Bersama Tiga Pilar Bersih-bersih

Raperda Retribusi Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) ini, diharapkan segera disosialisasikan, begitu sudah menjadi perda resmi Barut.

Meski perda ini menyasar PAD dari keberadaan TKA, diharapkan masalah lain dalam perda, yakni tentang prioritas Tenaga Kerja Lokal, tidak dikesampingkan.

Baca Juga :   USBN di SMPN-1 Lahei Berjalan Lancar

“Seperti diketahui, kebutuhan Tenaga Kerja Lokal tetap prioritas. Minimal harus 70 persen dari jumlah karyawan perusahaan,” ungkap Set Enus Y Mebas. (Tim)