Ternyata, Penerima BLT-DD Desa Sikui Bukan Ketua BPD Tapi Istrinya

oleh -112 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Kabar seorang oknum Ketua BPD Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, dituding menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) mendapat bantahan dari yang bersangkutan. Dia bukan terdaftar, tapi istrinya yang menerima BLT tersebut.

Mirisnya, narasumber yang membeberkan masalah ini ke media, Ibu Jum, justru mendapat tekanan. Sejatinya ibu Jum, dibantu agar haknya sebagai penerima BLT bisa dipenuhi. Bukan mempengaruhinya agar menandatangani surat pernyataan ber-matrei.

“Saya didatangi tiga orang, yakni Ketua BPD Sikui, Ketua RT.02 dan Kaur Pemdes Sikui. Saya dipaksa menandatangani surat pernyataan agar mencabut pernyataan saya di media. Saya tidak mengada-ada, jadi buat apa saya harus dipaksa mencabut pernyataan,” ungkap Ibu Jum.

Baca Juga :   Dewan Dorong Pemerintah Desa Sikui, Bentuk Tim Investigasi Pencemaran Air Sungai

Menurut ibu dua anak ini, pertama Ketua BPD Sikui mendatangi rumahnya bersama Ketua RT.02 meminta berita di media dirubah judulnya karena yang menerima BLT istrinya bukan dia. Kedua datang lagi bersama Ketua RT dan Kaur, meminta tandatangan surat agar mencabut pernyataan di media.

Uniknya, kedatangan mereka bukan membantu ibu Jum memndapatkan haknya sebagai penerima BLT, malah mengancam akan membawa masalah ke jalur hukum apabila dalam tiga hari tak mencabut pernyataan atau melakukan klarifikasi. Seharusnya mereka klarifikasi ke media, bukan justru melakukan ancaman kepada warganya.

Ibu Jum termasuk kategori berhak menerima bantuan dampak pandemi Covid19, karena mata pencahariannya sebagai penjual nasi di sebuah sekolahan terpaksa tutup total. Lantaran sekolah meliburkan seluruh muridnya, sebagai antisipasi penyebaran Covid19.

Baca Juga :   Pencuri Kotak Amal Terekam CCTV di Mesjid H. Bakrie Sikui

“Dalam hal ini saya memperjuangkan hak saya. Jadi bukan sekadar menceritakan fakta yang saya ketahui tentang pendataan warga penerima BLT. Mereka orang mampu dapat BLT tapi saya tak mampu tidak didaftar. Tentang yang terdaftar istri Ketua BPD bukan dia, saya menilainya mereka dalam satu KK”, tegas Ibu Jum.

Sebelumnya kisruh penyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, diharapkan jadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng. Apalagi kabarnya, nama oknum Ketua BPD Sikui, Sprd, juga tercatat sebagai penerima dana tersebut.

Baca Juga :   Hauling Tambang Batu Bara PT. EBA di Duga Melebihi Tonase

Kabar miris ini dibeberkan ibu Jum, warga Desa Sikui, yang dicoret namanya sebagai penerima BLT. Jum, masuk kategori berhak menerima bantuan dampak pandemi Covid19, karena mata pencahariannya sebagai penjual nasi di sebuah sekolahan terpaksa tutup total. Lantaran sekolah meliburkan.

“Tidak masalah saya dicoret kalau yang menerima dana bukan orang berduit. Dalam daftar penerima BLT, di RT.03, ada nama Ketua BPD. Ada juga pengusaha sarang walet nomor urut 12, dan mantan kades di urut 23. Dia punya lahan kelapa sawit,” kata Jum, seorang ibu rumah tangga di Desa Sikui. (Tim)