Ternyata, Tato Bergambar Naga Yang Membuat Nyawa Ujang Melayang

3989

TEWENEWS, Lamandau – Hanya lantaran ada tato bergambar naga di lengan sebelah kiri, Ujang Sariman mendapat 15 mata luka akibat bacokan yang di lakukan tersangka Redianto. Padahal antara korban dan pelaku tidak saling mengenal, untuk pengungapan kasus inipun pihak Reskrim Polres Lamandau sampai harus dua kali melakukan reka ulang kejadian.

“Kita sudah melakukan dua kali rekonstruksi, yang pertama kita lakukan di tempat kejadian perkara seminggu setelah kejadian, dan yang kedua pada hari Senin (2/7) lalu,” ungkap Kapolres Lamandau AKBP Andhika K. Wiratama, melalui Kasatreskrim Iptu Angga Yuli Hermanto, Rabu (4/7) siang di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, rekontruksi perlu dilakukan untuk menggambarkan suasana pada saat tindak pidana terjadi. Sehingga rincian alur cerita saat kejadian lebih jelas, karena tersangka memerankan kembali kejadian saat itu bersama saksi yang melihat kejadian.

“Sehingga bisa ditarik kesimpulan siapa berbuat apa dan tersangka terbukti melakukan tindak pidana,” jelasnya.

Dalam reka ulang, awalnya tersangka datang ke depan mess perusahaan di Desa Batu Tunggal, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau. Saat itu ia masuk ke rumah korban yang di dalamnya ada lima teman korban. Kemudian tidak berapa lama teman-teman korban pergi memasak dan mencuci, sehingga hanya tinggal korban dengan tersangka.

Baca Juga :   Warga Ampah Bersimbah Darah di Tebas Mandau

“Saat itu korban tidak menggunakan baju dan terlihat tato naga milik korban di lengan kirinya. Kemudian tersangka yang diduga dibawah pengaruh alkohol merasa tertantang dan ingin membunuh setelah melihat tato tersebut,” beber Kasatreskrim.

Lalu tersangka melihat parang di rumah korban, kemudian mengambilnya dan mengarahkannya ke korban. Korban langsung melarikan diri dan terjadi kejar-kejaran. Korban berlari sambil berteriak minta tolong.

“Hingga akhirnya korban berhasil dibacok tersangka kemudian terjatuh dengan bacokan di leher belakang. Namun pelaku masih tetap membacok korban walaupun korban sudah tidak berdaya lagi. Jumlah luka yang dialami korban mencapai 15 luka bacok di sekujur tubuh,” tambahnya.

Tersangka disangkakan dengan pasal 338 KUHP, subsidair pasal 354 ayat (2), subsidair pasal 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.(Bambang/tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here