Hubungi Kami

NASIONAL

Terseret Ombak Pantai Jember, Guru Asal Kabupaten Jombang di Evakuasi Tim SAR

Published

on

TEWENEWS, Jombang – Rombongan guru SMA dan SMK Kabupaten Jombang berlibur ke Pantai Payangan, Kabupaten Jember berujung petaka. dari data Tim SAR Jember, ada empat orang guru terseret ombak saat bermain di tepi pantai. Informasi yang kami terima, dua dari empat guru yang terseret ombak meninggal dunia. Satu guru selamat, sedangkan satu guru lainnya hilang dan masih dalam pencarian tim SAR setempat.

Terseretnya ombak keempat guru tersebut, sekitar pukul 14.30 WIB. “ Kami menerima. info dari Polsek Ambulu dan SAR Rimba. Laut, telah terjadi laka laut dengan korban yang berasal dari Kabupaten Jombang,” ungkap Koordinator Pos Basarnas Kabupaten Jember, Asnawi Suroso melalui rilis resmi, Minggu (10/2/2019).

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu guru yang masih. hilang. “ Basarnas Pos Jember mendirikan. posko operasi di Pantai Payangan, serta berkoordinasi dengan Polsek Ambulu, dan tim SAR lainnya guna menyusun rencana operasi pencarian besok pagi,” lanjutnya.

Baca Juga :   Pemkab Barut Gelar Bimtek Kewirausahaan Bagi Wirausaha Baru

Kepala Cabdisdik Jatim di Kabupaten Jombang, Fatkhurrohman membenarkan. adanya kegiatan wisata sejumlah guru SMA dan SMK asal Jombang ke pantai. Payangan, Kabupaten Jember.

“Mereka (guru) yang rekreasi ke Jember adalah guru Bimbingan Konseling (BK), dari SMA dan SMK negeri swasta. Jumlah guru yang ikut menurut laporan yang saya terima adalah 22 orang, ” kata Fatkur.

Fatkur membenarkan, dua guru yang jadi korban meninggal dunia. “ Ada satu orang yang selamat, sedangkan satu guru lainnya masih dalam bpencarian, ” imbuhnya.

Dua guru yang meninggal dunia tersebut, adalah Yudha Mahardika (34) asal Dusun Pulo Wetan, Desa Pulo Lor, Kecamatan. Jombang, yang merupakan guru BK asal SMAN Plandaan. Kemudian disusul Nur. Zakiyah Wismawati (30) guru BK asal SMAN 1 Jombang.

Korban yang selamat dari seretan ombak, Yannik Susanti (34) warga Perum Denanyar Asri B-2. Sedangkan yang masih dalam pencarian adalah Mohammad Hasan, (23) guru SMKN 3 Jombang. (Joko.S)

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian