Tes CPNS Bartim Tahun 2020 Digelar di SMN 1 Tamiang Layang

oleh -131 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), menggelar Seleksi Kompetensi Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (SKD-CPNS) di SMAN 1 Tamiang Layang.

Hari pertama tes dijadwalkan bagi 500 peserta, yang dilaksanakan pada 16 hingga 22 Februari 2020, berlangsung lancar, namun ada puluhan peserta yang tidak ikut, ada pula yang datang terlambat Sehingga tidak bisa mengikuti tes.

Plt Kepala BKPSDM Jhon Wahyudi yang diwakili Sekretaris Dwi Aryanto mengatakan “Untuk total peserta yang akan mengikuti tes sebanyak 3.104 peserta”, ucap Dwi.

Dia menjelaskan bahwa kegiatan tes SKD hari pertama ini berjalan dengan lancar karena sudah disiapkan satu hari sebelumnya bersama dengan tim Badan Kepegawaian Negara dari Banjarmasin.

“Sudah disinkronkan termasuk fasilitas di dalam ruangan tes dan pendukung di luar sudah dipersiapkan sehingga tes di hari pertama ini berjalan dengan lancar”, ungkapnya.

Pada penerimaan CPNS kali ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur membuka 150 formasi. Terdiri atas Tenaga Pendidikan 70 formasi, Tenaga Kesehatan 62 formasi dan Tenaga Teknis 18 Formasi.

Untuk hari ada 500 peserta yang dijadwalkan mengikuti tes, dibagi dalam lima sesi untuk satu sesi terdiri dari 100 peserta, untuk dua ruangan, masing – masing ruangan diisi sebanyak 50 peserta.

Menurut Dwi, peserta yang datang terlambat dan registrasi sudah ditutup tidak bisa mengikuti tes, karena otomatis dari disemen sudah ditutup.

“Nanti juga akan ada tes Sesi Kompetensi Bidang (SKB), misalnya ada satu formasi maka diambil tiga renking teratas yang diikutkan di tes SKB”, jelas Dwi.

Sementara itu salah satu peserta yang mengikuti tes SKD-CPNS dari Muara Tewei kabupaten Barito Utara Umi Malikatul Fauziah, mengaku merasa lega setelah mengikuti tes.

“Selama tes semua berjalan lancar, namun yang agak sulit Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Saya berharap nantinya bisa masuk SKB”, harap peserta yang memilih formasi Guru Agama Islam tersebut. (Ahmad Fahrizali)