Tiga Kali Ditangkap Polisi, Kahai Tak Jera Masuk Penjara

TEWENEWS, Muara Teweh – Kaharudin (57 tahun) tercatat telah tiga kali ditangkap polisi terkait kasus narkoba. Setelah tiga kali tertangkap, apakah hukuman bagi lelaki yang akrab disapa Kahai itu?

Saat ditangkap polisi, Kahai belum lama keluar dari penjara. hukuman penjara tidak membuatnya kapok. Dia tertangkap lagi saat melakukan transaksi di rumahnya Jalan Sengaji Hilir Kelurahan Melayu, Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada Sabtu (31/8) pukul 18.30 WIB. Hal itu di sampaikan Kasat Narkoba Polres Barut IPTU Adhy Herianto mewakili Kapolres AKBP Dostan Matheus Siregar.

Polisi juga mengamankan barang bukti diantaranya sembilan paket plastik klip kecil yang berisi kristal bening diduga sabu dengan Berat kotor 6,55 Gram, satu pak plastik klip kosong, satu Buah timbangan warna hitam merk CHQ, satu Buah sendok takar, satu hp merk Nokia type 105 warna putih, Uang tunai Rp 400 ribu dan satu buah kotak korek api merk nomor satu.

Baca Juga :   Kentung Akhirnya di Ciduk Satresnarkoba Polres Kapuas dari Hasil Pengembangan

” Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa terlapor sering menjual narkoba jenis sabu, kemudian petugas melakukan penyelidikan dan penggeledahan terhadap badan dan rumah terlapor, kemudian di dapur terlapor di temukan barang bukti yang tercantum di daftar Barang bukti selanjutnya terlapor dan barang bukti di bawa ke polres Barut untuk proses lebih lanjut,” Kata Kasat di Muara Teweh Minggu (1/9/2019).

Kasat IPTU Adhy Herianto menambahkan pasal yang kita sangkakan kepada Kahai diterapkan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 (1) Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
id_IDIndonesian
%d blogger menyukai ini: