Tipikor Polres Barut, Tetapkan Tersangka Kades Trinsing

oleh -169 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Tipikor Polres Barito Utara, Polda Kalimantan Tengah, menetapkan HM, Kades Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, sebagai tersangka dalam kasus korupsi ADD dan DD tahun 2018.

Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma, melalui Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Kristanto Situmeang mengatakan penetapan tersangka ini berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/109/VIII/Res.3.3/2019/Polres Barut/Polda kalteng tanggal 29 Agustus 2019 Tindak Pidana korupsi.

” Pasal yang disangkakan kepada HM adalah pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 UU RI NO. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan dilengkapi UU RI No. 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ujar Kasat, di Muara Teweh, Selasa (18/2/2020).

Baca Juga :   IRT Kampung Nelayan Ini Diamankan Beserta 50 Paket Sabu

Lanjut AKP Kristanto, pihaknya telah meminta keterangan saksi kaur Keuangan atau bendahara Desa Trinsing, dan Sekdes Desa Trinsing, serta mengamankan barang bukti berupa Rencana pengguna Anggaran 2018, Dokumen Pencairan dana ADD, DD dan ADD Tambahan, Slip penarikan Dana ADD, ADD Tambahan dan BHPRD di Bank Kalteng, Slip Penarikan dana DD di Bank BRI, Laporan petanggung jawaban Tahun 2018 dan Buku KAS bendahara Desa Trinsing.

” Di Ketahui pada tahun 2018 Desa Trinsing telah memperoleh Bantuan Dana dari pemerintah daerah (ADD) dan Pusat (DD) sebesar Rp.1.708.735.200,- dengan rincian dana ADD sebesar Rp. 676.428.000,-, dana DD sebesar Rp. 846.561.000,-, dana ADD Tambahan Rp. 150.584.200,-, dan dana BPHRD (Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah) Rp.35.162.000,” jelasnya.

Baca Juga :   Inspektorat Riksus Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Barito Utara

Selanjutnya terang Kasat, dana tersebut telah dicairkan serta dibuatkan rencana Pengunaan Anggarannya dan telah dibuatkan pertanggung jawaban keuangan 100 persen namun setelah dilakukan pengecekan antara pertanggung jawaban dan realisasi pengunaan ditemukan ketidaksesuaian dan hasil pengecekan kepada Kaur Keuangan atau bendahara Desa Trinsing.

” Diketahui untuk dana tersebut dikelola sendiri oleh Kepada Desa Trinsing sehingga ada beberapa kegiatan yang tidak disalurkan kepada yang berhak menerimanya sehingga atas hasil audit Inspektorat Kabupaten Barito Utara atas perbuatan yang dilakukan Kades Trinsing tersebut kerugian yang dialami oleh Negara RI adalah Rp. 259.155.000,” ungkapnya..

Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap HM pada hari senin tanggal 17 Februari 2020 pukul 09.40 WIB di Ruang Unit Tipidkor Polres Barut didamping oleh PH penunjukan Polres Barut Kotdin Manik, SH.

Baca Juga :   Korupsi Kegiatan Olahraga, Kadispora Gresik Dijebloskan Kedalam Penjara

” Kepada tersangka tidak dilakukan Penahanan dan diberlakukan Wajib Lapor Pada hari Senin dan kamis di Sat Reskrim Polres Barito Utara,” pungkasnya.(Tim)