Ungguli Ahsan/Hendra, Marcus/Kevin Raih Gelar China Open 2019

TEWENEWS, Changzhou, China – Indonesia menempatkan 3 wakilnya di Final China Open 2019, setelah Anthony Sinisuka Ginting yang bermain pada partai ketiga gagal mempertahankan juara China Open, harus mengakui keunggulan Kento Momota dengan rubber game 21-19, 17-21 dan 19-21. Sedangkan dalam partai ganda Indonesia memastikan meraih trofi juara China Open 2019 dengan menempatkan dua pasangan terbaiknya.

All Indonesian Final pada turnamen China Open 2019 melalui pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang dijuluki ‘The Minions’ merupakan peringkat pertama dunia bertanding melawan ‘The Daddies’ julukan bagi Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan pasangan berperingkat dua dunia.

Dan akhirnya The Minions menaklukan The Daddies dengan rubber game 21-18, 17-21 dan 21-15 yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Minggu (22/9/2019) Sore Waktu Indonesia Barat yang disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi kebanggaan Indonesia TVRI.

Pertemuan terakhir keduanya terjadi pada turnamen Japan Open 2019 bulan Juli lalu. Saat itu, Minions berhasil mengalahkan Ahsan/Hendra dengan dua set langsung 21-18, 23-21.

Di game pertama, challenge diminta oleh Marcus/Kevin, dinyatakan berhasil 5-4. Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra saling mengejar poin. Di interval game pertama, Marcus/Kevin unggul 11-10 dengan permainan cepat yang berlangsung 5 menit.

Challenge kedua Marcus/Kevin tidak berhasil setelah bolanya dianggap keluar, skor 12-12. Servis Kevin dianggap fault oleh ‘service judge’. Angka ketat terjadi di paruh kedua di game pertama ini dan poin sempat sama 16-16.

Saat shuttlecock Kevin dianggap keluar oleh linesman, kembali permintaan Challenge ketiga oleh Marcus/Kevin dan dinyatakan masuk, berhasil meraih poin 17-15.
Game pertama dimenangkan Marcus/Kevin atas Ahsan/Hendra 21-18.

Sementara itu di game kedua, Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan tidak pantang menyerah, terlihat permainan ketat kedua pasangan kembali terjadi. Poin 3-3 dan 6-6 sempat terjadi. Kedua pasangan kelas dunia ini menunjukkan permainan yang sangat enak dilihat oleh para penonton. Pengembalian shuttlecock oleh Kevin Sukamuljo berhasil dinyatakan masuk oleh linesman mengakhiri interval game pertama dengan skor 11-10.

Baca Juga :   Dikandaskan Kento Momota, Anthony Sinisuka Ginting Gagal Pertahankan Gelar Juara China Open

Berbalik unggul terjadi saat Ahsan/Hendra meraih 4 angka berturut-turut, 11-14. Dan kembali The Daddies mimpin dengan skor 13-18.
Di akhir game kedua, pengembalian bola dari Kevin disambar oleh Ahsan, 14-20 dan game point buat The Daddies, Tetapi The Minions meraih 3 angka namun Ahsan/Hendra akhirnya menutup game kedua dengan cepat 17-21. The Daddies memaksa The Minions dengan rubber game.

Pada game ketiga, Marcus/Kevin terlihat bermain cepat dan taktis, sempat memimpin 3-0 hingga akhirnya menutup interval game kedua dengan raihan angka cukup telak.

Muhammad Ahsan sempat meminta ‘medical assist’ saat tertinggal cukup jauh di poin 8-2. Hingga tim medis memberikan spray penghilang rasa sakit. Dan Ahsan dengan semangat pantang menyerah memutuskan melanjutkan kembali pertandingan dan mendapat applause meriah dari para penonton.

Marcus/Kevin menyudahi interval game ketiga dengan skor 11-4 dalam waktu 9 menit. Permainan menyerang dan cepat kembali dilancarkan Marcus/Kevin 16-6.
Namum Ahsan/Hendra mencoba mengejar angka dengan raihan 17-9. Permintaan challenge Ahsan/Hendra dinyatakan keluar dan berhasil memperkecil point menjadi 19-15.

Tampak pertarungan The Minions versus The Daddies menunjukkan rally panjang dengan 33 pukulan diperlihatkan oleh kedua pasangan, hingga akhirnya Marcus/Kevin berhasil meraih championship point 20-15. Marcus/Kevin yang pada babak semifinal mengalahkan pasangan muda Indonesia lainnya Fajar/Rian berhasil menyudahi game ketiga dengan skor 21-15 dan berhak meraih gelar juara China Open 2019. (M.Solichin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: