Update Covid-19 di Bartim, Positif Baru 8 Kasus dan Pasien Sembuh 15 Orang

oleh -16 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Update Corona Virus Disease 2019 (COVID – 19) di Kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, kembali bertambah, hari ini ada penambahan positif baru 8 kasus, namun ada pula pasien sembuh sebanyak 15 orang.

 

Hal tersebut disampaikan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penaganan COVID – 19 Bartim, Ampera AY Mebas SE, MM selaku Bupati melalui Ketua Bidang Komonikasi Publik, Drs. Dwi Aryanto “Hari ini ada penambahan positif 8 kasus, namun ada pula sebanyak 15 orang pasien dinyatakan sembuh”, jelasnya Sabtu (06/02/2021).

 

Pemanbahan 8 positif baru berasal dari tiga kecamatan, yakni dari Kecamatan Karusen Janang 1 orang, Dusun Timur 6 orang dan dari Kecamatan Awang 1 orang, lanjutnya.

 

“Sedangkan 15 orang pasien sembuh berasa dari dua kecamatan, dengan rincian dari Kecamatan Dusun Timur 14 orang dan dari Kecamatan Benua Lima 1 orang”, bebernya.

 

Diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Bartim tersebut, Secara kumulatif kasus COVID – 19 di Bartim 790 kasus, sebanyak 698 orang pasien sudah sembuh, 80 orang masih dalam perawatan dan 12 orang dinyatakan meninggal dunia.

 

Adapun 80 pasien yang masih dalam penaganan tersebar di delapan kecamatan, dengan rincian dari Kecamatan Pematang Karau 3 orang, Karusen Janang 1 orang, Dusun Timur 59 orang, Dusun Tengah 3 orang, Paku 3 orang, Awang 3 orang, Patangkep Tutui 1 orang dan Kecamatan Benua Lima 7 orang. Sedangkan untuk Kecamatan Raren Batuah dan Paju Epat tidak ada lagi pasien yang dirawat.

 

Dwi juga menghimbau, untuk tetap waspada, serta selalu menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID – 19, dengan lebih disiplin dan ketat baik di tempat kerja, pasar, rumah ibadah, dan di pelayanan umum.

 

“Saatnya saling menyuarakan dan mengingatkan, bukan saling menyalahkan, bersama pemerintah dan seluruh komponen masyarakat, mari kita bersama – sama untuk lebih mendisiplinkan diri dan keluarga dalam mencegah dan memutus mata rantai COVID – 19 dari wilayah kita, dengan selalu mematuhi protokol pencegahannya”, pungkasnya. (Ahmad Fahrizali).