Usia 51 Tahun Jadi Tersangka Karhutla Usai Bakar Lahan Untuk Menanam Padi

TEWENEWS, Muara Teweh – Kepolisian Resor Barito Utara menghadirkan tersangka tindak pidana kebakaran hutan dan lahan. Salah satu tersangka adalah TY alias Om T (51) warga Desa Nihan Hilir Rt 03 Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah.

Kapolres Barut AKBP Dostan Matheus Siregar membenarkan, TY ditangkap polisi karena diduga membakar lahan di Desa Mukut Kecamatan Lahei, Senin (2/9) sekitar pukul 14.00 WIB.

Penyidikan terhadap tersangka, papar Dostan, setelah petugas piket Polsek Lahei menerima informasi ada titik api di Desa Mukut. Luas lahan terbakar sekitar dua hektare.

“Anggota Polsek bersama BPBD dan Koramil memadamkan api.  Belakangan diketahui tersangka membakar di lahannya sendiri,” kata Dostan saat Press Conference di Muara Teweh, Kamis (26/9/2019).

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku lahan yang terbakar tersebut sebelumnya pohon dan rumput terlebih dahulu di tebang dan dibersihkan setelah kering pelaku langsung membakar lahan tersebut.

Baca Juga :   Dostan : Pembakar Hutan dan Lahan Akan Kami Tindak Tegas

” Setelah selesai dibakar lahan akan digunakan untuk menanam padi, setelah itu akan di tanam kembali karet dan tanaman jengkol oleh pelaku,” jelasnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 187 jo Pasal 188 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama dua belas tahun, ” Jika perbuatan tersebut menimbulkan bahaya umum bagi barang atau Pasal 25 ayat (1) Perda Kalteng Nomor 5/2003 tentang Pengendalian Kebakaran Lahan atau Hutan diancam kurungan paling lama enam bulan dan denda paling banyak Rp5 juta,” pungkasnya.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: