Wabup Bartim : Bidan Harus Kembangkan Diri Sesuai Iptek

oleh -37 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) III untuk menentukan pengurus masa bakti 2018 – 2023 di Gedung Pertemuan Umum Mantawara, Senin (16/03/2020).

Pada Muscab tersebut mengangkat tema Bidan Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Materna, Neonatal Melalui Germas dan Pelayanan Berkualitas. Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh Al – Qadri, Ketua Pengurus Daerah (PD) IBI Kalteng, Kepala Dinas Kesehatan Bartim, Perwakilan Polres, para Dokter spesialis RSUD Tamiang Layang dan tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh Al – Qadri mengatakan “Bidan sebagai tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sangat menentukan keberhasilan program kesehatan di lapangan”, ucapnya.

Baca Juga :   Pelaku Penggelapan di Palangkaraya di Bekuk Polsek Dusteng Ketika Tidur di Mesjid

Para bidan juga harus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada semua tatanan masyarakat serta mampu mengembangkan diri sesuai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek).

Menurut Habib Saleh, profesi bidan bukanlah tugas yang ringan, karena para bidan dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat khususnya kepada ibu dan anak, terutama kesehatan reproduksi wanita dan juga mempunyai peran penting untuk menurunkan angka kematian ibu hamil, melahirkan dan nifas serta angka kematian bayi.

Baca Juga :   Permudah Petani, Dinas Pertanian Bartim Kenalkan Alsintan

Hal ini selaras dengan visi pemerintah terwujudnya Batim sehat, cerdas dan sejahtera melalui pemerintahan yang amanah.

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada para bidan yang telah dengan sukarela mengabdikan diri di seluruh unit pelayanan kesehatan di Bartim, khususnya yang bertugas di daerah terpencil”, ungkap Habib Saleh.

Ketua PD IBI Kalteng Noorhani mengharapkan agar IBI Bartim bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), karena kita sudah memiliki Undang – Undang Kebidanan, artinya semua pelaksanaan kegiatan oleh bidan ada aturannya sesuai AD ART yang ada.

Baca Juga :   Bongkar Rumah Orang Disiang Hari, Pelaku Pencurian ini Ditangkap Polsek XIII Koto Kampar

“Saya berharap IBI mampu menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi dan Balita, Stunting dan yang tidak kalah pentingnya saat ini adalah masalah Corona. Bagaimana kita bisa menyikapi kesehatan diri, keluarga dan lingkungan perlu diperhatikan”, paparnya.

Sementara itu Ketua IBI Bartim masa bakti 2013 – 2018 Mayerni, menginginkan agar Ketua IBI Bartim masa bakti 2018 – 2023 yang akan dipilh mampu mengayomi para bidan yang ada di Bartim.

Semoga pengurus IBI yang baru bisa menjalankan program yang ada dan meningkatkan peran IBI di masyarakat, khususnya di Bartim, pungkasnya. (Ahmad Fahrizali).