Wabup Habib Saleh : Objek Wisata Diharapkan Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

oleh -99 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Wakil Bupati (Wabup) Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah Habib Said Abdul Saleh Al – Qadri, hadiri pencanangan obyek wisata Patai Suku Hawa atau Pasuha di desa Pulau Patai Kecamatan Dusun Timur, Sabtu (14/03/2020).

Kegiatan di obyek wisata yang berjarak 12 kilometer dari Kota Tamiang Layang ini juga dihadiri oleh Wakapolres Barito Timur, Pabung Kodim 1012 Buntok, Anggota DPRD Barito Timur, Kepala Disbudparpora Bartim dan undangan lainnya.

Bupati Barito Timur Ampera AY Mebas dalam sambutannya yang dibacakan Wabup Habib Said Abdul Saleh Al – Qadri mengatakan “Bartim memiliki wilayah yang berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi obyek wisata alam, obyek wisata budaya dan obyek wisata religi”, ucapnya.

Baca Juga :   Polres Bartim Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Telabang Tahun 2020

Dirinya mengapresiasi kepada Pemerintah Desa Pulau Patai, Karang Taruna Desa Pulau Patai, Kelompok Sadar Wisata Desa Pulau Patai dan Masyarakat Desa Pulau Patai yang telah bekerjasama untuk membangun Obyek Wisata Alam Pasuha sehingga menjadi salah satu Iokasi kunjungan wisata favorit bagi masyarakat Bartim maupun masyarakat luar daerah.

Jika dibandingkan dengan daerah lain Bartim tidak kalah dalam potensi pariwisata, hanya periu dilakukan pengelolaan yang maksimal dengan melibatkan semua pihak baik pemerintah, swasta maupun masyarakat, jelas Habib Saleh.

Dilanjutkannya “Hal ini merupakan upaya terobosan bagi masyarakat Desa Pulau Patai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan pengelolaan parkir, sewa klotok, sewa jukung dan penjualan makanan sehingga membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Desa Pulau Patai”.

Pada kegiatan ini disediakan panggung hiburan yang diisi oleh penyanyi-penyanyi lokal. Wabup Habib Abdul Saleh juga berkesempatan untuk menghibur pengunjung serta mencoba wisata susur sungai menggunakan jungkung bersama istri.

Baca Juga :   Cegah Karhutla Polsek Kapuas Kuala Sosialisasi Maklumat Kapolda Kalteng

Pencanangan Obyek Wisata Pasuha ditandai dengan penyerahan secara simbolis perlengkapan wisata susur sungai seperti pelampung dan dayung jungkung kepada pengurus Karang Taruna Desa Pulau Patai selaku pengelola obyek wisata itu.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Bartim Forty Rickyannou berharap usai pencanangan yang dilakukan, merintah desa dapat segera membuat Peraturan Desa (Perdes) sebagai dasar hukum untuk memungut retribusi dari pengunjung Obyek Wisata Pasuha.

Baca Juga :   Satlantas Polres Bartim Periksa Kelengkapan Kendaraan Bemotor

Menurutnya, areal pengembangan Obyek Wisata Pasuha seluas 90 hektare, namun yang sudah di gunakan saat ini baru 20 hektare, karena itu potensi pengembangan obyek wisata ini masih sangat besar.

Pemerintah Desa Pulau Patai mencatat, pada bulan Januari 2020 kunjungan wisatawan lokal ke Obyek Wisata Pasuha wisata unggulan susur sungai dan hutan yang masih asri ini mencapai 11 ribu pengunjung. (Ahmad Fahrizali).