Wabup Minta 275 Unit RTLH Program BSPS Tepat Sasaran

oleh -42 views

TEWENEWS, Puruk Cahu – Sebanyak 275 unit rumah yang tersebar pada 8 desa di Kabupaten Murung Raya (Mura) yang merupakan program BSPS tahun anggaran 2019 ini mendapat beragam sambutan, khususnya dari beberapa pemangku kebijakan tingkat desa sampai ketingkat kecamatan.

Sosialisasi pelaksanaan kegiatan BSPS yang dilaksanakan di Aula Rapat Gedung A Kantor Bupati Mura ini tampak dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mura Rejikinoor S Sos beserta jajaran camat dan kepala desa yang wilayahnya bakal menerima program ini, juga ikut terlibat langsung dari pihak TNI dan Polri, Senin (13/5) sore.

Dalam sambutannya saat membuka secara langsung sosialisasi ini, Wakil Bupati Mura Rejikinoor S Sos menegaskan sekaligus meminta agar kegiatan Rehab Ringan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang merupakan program dari pemerintah pusat ini pelaksanaannya tepat sasaran.

Baca Juga :   Bhabinkamtibmas Ajak Warga Selalu Gunakan Masker Cegah Covid-19

“Saya selaku perpanjangan tangan masyarakat sangat berharap program pemerintah pusat yang telah dilaksanakan sejak tahun 2018 dan tahun ini kita kembali mendapatkan kuota cukup besar yaitu 275 unit rehab rumah untuk 8 desa saya harap data lapangannya dapat benar benar sesuai dengan juklak, juknis, serta fakta lapangan,” kata Rejikinoor didepan seluruh peserta sosialisasi.

Seperti sebelumnya diketahui bahwa program ini tahun lalu juga telah berhasil disalurkan kepada masyarakat sebanyak 180 unit dengan nilai per unit sebesar Rp 15 juta rupiah. Wakil Bupati sangat mengharapkan adanya sinergitas seluruh komponen pelaksanaan lapangan baik dari unsur pemerintah pusat maupun daerah, guna kembali suksesnya program ini.

Baca Juga :   Cegah Pungli, Brigpol Rahmad Sosialisasi Saber Pungli Ke Warga Desa Teluk Jolo

“Sinergi antar lembaga sangat diperlukan untuk suksesnya program ini, baik pelaksanaan maupun pengawasannya. Apalagi sesuai paparan yang sebelumnya disampaikan bahwa nilai per unitnya mengalami kenaikan yaitu sebesar Rp 17 juta rupiah, tentunya kami sangat berharap khususnya masyarakat di 8 desa yang akan di SKkan sebagai penerima manfaat ini dapat secara objektif menerimanya sesuai ketentuan yang berlaku dalam program ini,” ujar Kinoi sapaan akrab Wakil Bupati Mura ini lagi.

Sementara ditempat yang sama Kepala Disperkimtan Feri Hardi mengakui bahwa sampai dengan tahun 2019 ini baru 10 persen dari 114 total desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Mura ini yang menerima stimulan bantuan ini. “Memang masih beberapa desa saja sejak 2018 sampai tahun ini program ini dirasakan oleh masyarakat desa. Harapannya kedepan program ini terus berjalan, dan saya berharap para pemangku kebijakan ditingkat desa dan kecamatan dapat proaktif dalam penyampaian data, agar usulan usulan kita dapat terus kita tingkatkan kepada pemerintah provinsi dan pusat,” papar Feri.

Feri juga menegaskan secara teknis pemahaman penerima bantuan RTLH dari BSPS ini bukan hanya berdasarkan pendapatan kepala keluarga perkapitanya, namun secara khusus program ini untuk memberikan stimulan kepada masyarakat tentang apa itu rumah layak huni. “BSPS ini berbicara tentang rumah yang memenuhi kriteria persyaratan layak huni seperti keselamatan bangunan, kesehatan bagi penghuni, dan kecukupan luas ruang,” pungkasnya. (Asmansyah)