Wadanramil 07/Kemayoran Dampingi Wakil Walikota Jakarta Pusat Acara Perayaan HUT RSUD Kemayoran

oleh -87 views

TEWENEWS, Jakarta Pusat – Wadanramil 07/ Kemayoran Kapten Inf S. Rio Sitompul mendampingi Walikota Jakarta Pusat Dr. Bayu Megantara, MSi hadir dalam acara perayaan HUT Ke- 4 RSUD Kemayoran, Launching Pelayanan TB RO dan Pemberian Kartu Lansia Wilayah Provinsi DKI Jakarta TA 2019 bertempat di Kantor Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Selasa (30/4/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Sudin Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Direktur RSUD dan RS se Jakarta Pusat, Kapolsek Metro Kemayoran, Camat Kemayoran, Kepala Puskesmas, Ketua IDI dan PPNI Jakarta Pusat.

Baca Juga :   Sat Lantas Polres Kotim, Sasar Bengkel Himbau Larangan Penggunaan Knalpot Racing Atau Brong

Dalam rangka HUT RSUD Kemayoran sekaligus pembukaan pengobatan dan pelayanan masyarakat yang terkena TB RO di RSUD Kemayoran. Dengan launching ini diharapkan RSUD Kemayoran dan Puskesmas Kemayoran dapat membantu mengatasi kesulitan warga yang terinfeksi TB RO di wilayah Jakarta Pusat.

Baca Juga :   Babinsa Koramil 14 Cimanggu Bantu Distribusikan Air Bersih Kepada 340 KK Warga Desa Cijati

“Launching ini merupakan simbolis untuk beberapa RSUD di wilayah DKI Jakarta,” jelas Walikota.

Walikota Jakarta Pusat membuka pendistribusian Kartu Lansia Jakarta (KLJ) tahun anggaran 2019 sebanyak 467 untuk seluruh Kecamatan Kemayoran. KLJ sendiri adalah kartu yang diberikan kepada warga miskin yang berumur diatas 60 tahun.

“Data ini kita peroleh dari Basis Data Terpadu Kementrian Sosial RI yang telah lolos verifikasi dan validasi oleh petugas ”, jelas walikota.

KLJ sudah muali aktif per 1 Mei 2019 dengan besaran dana Rp. 600.000-, setiap bulanya dan ditransfer per triwulan.

Baca Juga :   Lagi, Pelaku Narkoba Ditangkap Tim Ojo Loyo Satresnarkoba Polres Kampar di Desa Tanjung Sawit Tapung

Wadanramil menyambut baik program KLJ yang di distribusikan kepada warga lansia di wilayah binaannya.

“Usia nonproduktif dan kemampuan ekonomi yang rendah adalah satu beban di masyarakat, sudah selayaknya pemerintah memberikan perhatian khusus bagi mereka agar bisa hidup sejahtera,” tutup Wadanramil. (M.Solichin)