Waduuh,Janda yang di Aniaya Duda itu Ingin Berdamai ?

oleh -107 views
Octa dan Reza

TEWENEWS,Muara Teweh – Hati wanita selalu menunjukan sikap yang lemah lembut,Meski telah mendapat perlakuan kasar sampai kepalanya benjol sekalipun,begitulah Octa yang beberapa hari lalu telah dianiaya pacarnya yang berstatus duda.Dirinya tidak mau proses berlanjut sampai ke ranah hukum. Ia lebih memilih persoalan antara dirinya dan kekasihnya, Reza dapat diselesaikan melalui jalan damai.

Wanita ini terlihat masih mencintai kekasihnya,dengan hati besar telah memaafkan dan tidak menyimpan rasa dendam kepada Reza yang telah melakukan kekerasan terhadap dirinya,pada hari Rabu (28/3) lalu di wilayah pasar Ipu, Muara Teweh.

Baca Juga :   Tak Hanya Viral karena Dirusak, Jembatan Mtw-Jingah Juga Jadi Tempat Pesta Miras

Ternyata bukan Octa yang melaporkan kejadian itu ke polisi, tetapi sang ibu yang tidak terima dengan apa yang dialami oleh putrinya.“Aku maunya ada pertemuan saja dan berdamai,” ujar Octa kepada wartawan, melalui whatsapp (WA) Jumat (30/3/2018).

Keinginan Octa itu bukan tanpa alasan. Itu dilakukannya setelah melalui pertimbangan, dimana Reza memiliki seorang anak berumur 4 tahun yang masih membutuhkannya. Okta juga mengungkapkan kalau dirinya membawa untuk berdamai bukan karena masih sayang dengan sang kekasih, namun ia tidak ingin persoalan ini menjadi panjang.

Baca Juga :   Pria Bugil Bikin Gaduh Pengajian Di Muara Teweh

“Saya memilih jalan damai bukan berarti saya masih sayang,tetapi saya tidak inggin persoalan ini menjadi panjang,” ucap Okta.

Disampaikanya, bahwa dirinya tidak ingin pacarnya itu dihukum dan hingga kemarin keberadaan Reza yang kabur masih belum diketahui keberadaannya.”Saya juga sempat dipanggil dan diperiksa penyidik untuk dimintai keterangan,”terangnya.

Wanita yang memiliki satu orang anak ini juga membeberkan kejadian sebenarnya pada Rabu sore Kala itu, perempuan cantik tersebut sedang berada di tempat kediamannya. “Aku mengurus anak yang masih delapan bulan. Memandikannya dan memberikan anak makan,” tutur Okta.

Lalu, Okta mendapat pesan WhatsApp (WA) dari Reza untuk mengantarkan berkas. Permintaan itu dijawab Okta. Ia menyanggupi mengantar berkas ke kawasan Pasar Ipu Muara Teweh. Namun Okta terlebih dulu mengurus anaknya, baru mengantar berkas.

Baca Juga :   Suami yang Jual Sabu Istri Bagian Simpan Uangnya

“Reza bilang WA saya dalam posisi online. Dia marah karena aku tidak cepat membalas pesan dan terlambat mengantar berkas,” ujarnya.

Ketika bertemu, Reza langsung mengamuk dan memukul kepala saya menggunakan tangan kosong. Tidak hanya itu, Reza membenturkan kepala korban ke dindingmengakibatkan memar dan benjol.(As)