Waow Keren Bos Ayam Potong Nyambi Jualan Sabu Disergap Jajaran Polsek Laung Tuhup

TEWENEWS, Puruk Cahu – Maksud hati ingin menambah penghasilan, namun akhirnya Hendra alias Pentet (38) yang diketahui berprofesi sebagai penjual ayam potong berhasil hasil diringkus jajaran Polsek Laung Tuhup saat bertansaksi barang haram narkotika jenis sabu dengan calon pembeli Rudi Dewa alias Rudi (44), Minggu (1/12) malam.

Kapolres Mura AKBP Dharmeshwara Hadi Kuncoro SIK melalui Kapolsek Laung Tuhup Ipda Jadiman kepada wartawan tewenews.com membenarkan penangkapan tindak pidana sabu yang terjadi di Jalan Muara Laung ke Muara Tuhup didepan APMS. “Penangkapan ini diawali dari informasi masyarakat, Tersangka Rudi Dewa kita amankan lebih dahulu saat kecurigaan kita atas gerak geriknya yang mencurigakan waktu menunggu kedatangan tersangka Hendra di depan APMS setelah kita periksa percakapannya pada HP miliknya,” kata Kapolsek Laung kepada awak media, Senin (2/12).

Menurutnya lokasi transaksi tersebut sudah sering digunakan dan dilaporkan masyarakat setempat. Sehingga saat tersangka Hendra yang mengantarkan pesanan sabu tersebut datang menggunakan Pick Up Pengangkut Ayam Potong bernopol DA 8542 BR langsung dilakukan penangkapan dan penggeledahan baik badan dan kendaraan yang digunakan.

Baca Juga :   Kapolres Mura Lepas Kepulangan 15 Persinel BKO Ditsamapta Polda Kalteg

“Saat kita sergap dan dilakukan penggeledahan badan serta kendaraan yang digunakan kita berhasil menemukan 3.06 gram sabu dari Hendra,” ungkapnya lagi.

Selain sabu seberat 3.06 gram juga diamankan uang tunai sebesar kurang lebih Rp 6 juta rupiah, plastik klip, 2 buah handphone, dan mobil pick up. “Kedua tersangka bersama seluruh barang bukti sudah kita amankan di Satnarkoba Polres Mura untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan keduanya dikenakan pasal 114 dan 112 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun,” tutupnya. (Asmansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: