Warga Ampah Bersimbah Darah di Tebas Mandau

oleh -484 views

TEWENEWS, Tamiang Layang – Entah setan apa yang merasuki Ahmad Baihaki alias Pakalak. Tidak ada angin dan hujan tiba – tiba menebas punggung Jeprianto alias Ijap, warga Murung Baki, Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, dengan mandau.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Murung Baki, Kelurahan Ampah, Kota Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Bartim, Jumat (05/10) sekitar jam 16.30WIB.

Informasi yang dihimpun wartawan Tewenews, kejadian tersebut berawal saat korban melintas menggunakan sepeda motor dijalan Murung Baki, tiba-tiba korban diberhentikan oleh Pakalak yang juga satu kampung dengan Jeprianto dan menempelkan senjata tajam jenis mandau keleher Jeprianto.

Merasa nyawanya terancam, Jepriantopun berniat pergi meninggalkan Pakalak. Namun belum sempat pergi, Pakalak langsung menebas Jeprianto dan mengenai bahu sebelah kiri.

Akibat terkena tebasan mandau tersebut, Jeprianto pun terjatuh dari atas sepeda motor yang ditungganginya. Walaupun menderita luka parah, Jeprianto tetap berusaha melarikan diri namun, masih dikejar oleh Pakalak yang sambil menebaskan mandaunya kearah Jeprianto sebanyak tiga kali namun tidak kena.

Jeprianto yang menderita luka parah akibat terkena tebasan mandau tersebut langsung di bawa oleh warga ke Puskesmas Ampah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan SIK melalui Kapolsek Dusun Tengah Iptu M Syafuan Nor, SIK membenarkan adanya penganiyaan yang terjadi diwilayah hukumnya.

“Sekarang tersangka dan barang bukti berupa baju korban yang berlumuran darah sudah kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tersangka juga kita kenakan pasal 351 ayat(1), (2) KUHP tentang penganiyaan dengan ancaman kurungan lima tahun penjara,” pungkas Syafuan. (Budi).