Warga Desa Pendreh Portal Jalan Houling PT NBL-PT KTC Tuntut Uang Debu

oleh -266 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemortalan jalan houling  milik perusahaan tambang batu bara di area PT NBL yang dilakukan warga Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalteng akhirnya dilakukan mediasi.

Mediasi tersebut setidaknya dihadiri oleh ratusan warga Desa Pendreh, Aparat Desa ,PT.NBL dan PT.KTC sebagai kontraktor. Warga Desa Pendreh menuntut pihak manajemen harus menepati janji pada perjanjian oleh menejemen PT. NBL tentang janji rekrutmen kariawan,  kebutuhan akan air bersih, serta adanya uang debu dan meminta di bubarkan komite.

Baca Juga :   Terungkap Kabar Mau Kerja di PT KTC Muara Teweh Bayar Uang Pelicin ?

Mediasi tersebut cukup alot, salah satu yang disampaikan warga yakni terkait pencemaran air akibat pertambangan sehingga mengakibatkan air keruh. Hal tersebut di sampaika Saptuni, ” Akibat adanya pertambangan tersebut, air di sungai kami menjadi keruh, ” ujarnya, Rabu di aula kantor Desa Pendreh, Rabu (17/7/2019)

Baca Juga :   Penahanan Philip Myrer Jacobson Di Tanguhkan, Perjuangan Kebebasan Pers Masih Panjang

Tak hanya itu, sebagian besar warga juga menuntut adanya uang konpensasi terkait debu akibat pekerjaan houling perusahan. Terkait konpensasi tersebut, pihak PT. KTC menyerahkan hal tersebut kepada owner.

Mengenai tuntutan tenaga kerja lokal PT.KTC memaparkan bahwa perusahaan saat ini telah menerima kariyawan non skil sebanyak 189 orang dari warga Desa Pendreh, dan dari desa lain juga di areal perusahaan hampir mencapai 70 persen.

Baca Juga :   Anggota Satreskrim Laksanakan giat rutin Cek Dan Kontrol Bahan Pangan Di Sejumlah Pasar Di Kuala Pembuang

Di konfirmasi Sekretaris Desa Pendreh, Irawan kepada wartawan mengatakan bahwa pihak desa telah memberikan rekomendasi untuk mempekerjakan warga desa Pendreh ke pihak perusahaan.

” Tapi tidak semua bisa bekerja di perusahaan karena ada kendala di Kesehatan dan lain-lain, ” ucapnya,(AF /Tim)