Warga Lampeong II Desak Polres Barut Usut Tuntas Kasus Kades

oleh -76 views

TEWENEWS, Muara Teweh – Masyarakat Desa Lampeong II Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara (Barut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendesak pihak Kepolisan Resor Barito Utara (Polres Barut) agar segera menindaklanjuti laporan masyarakat tentang dugaan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa Lampeong II.

Pasalnya, sejak dilaporkan oleh sekelompok masyarakat beberapa waktu lalu, dugaan kasus korupsi tersebut disinyalir belum ada tindakan dari pihak terkait.

Tokoh masyarakat Lampeong II, H.Ikhramsyah mengatakan, pihaknya sangat berharap agar laporan warga Lampeong II segera ditindaklajuti oleh pihak terkait, karena menurutnya, hingga saat ini dugaan kasus tipikor tersebut belum ada titik terang.

Baca Juga :   Bagikan masker gratis, simak penjelasan Briptu Maulana kepada warganya.

“Kami berharap pihak terkait segera menindaklanjuti laporan kami, agar kasus ini terkuak dan ada titik terang, jangan sampai warga mengambil tindakan sendiri “, tegas H.Ikhram.

Warga lain juga menambahkan, dalam masa jabatannya, kades disinyalir telah memiliki dua buah rumah semi permanen, instalasi listrik juga diperoleh secara gratis dari pihak perusahaan yang mengontrak salah satu rumahnya, sementara listrik desa dibiarkan tidak berfungsi, padahal masyarakat sangat membutuhkan listrik.

“Sejak menjabat, kades sudah punya dua rumah, listriknya juga gratis dari perusahaan, sementara rumah kami selaku masyarakat gelap karena listrik desa tidak berfungsi”, ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Baca Juga :   Bentuk Kepedulian, Tim Sambang Polwan Polres Kapuas Bagikan Bantuan Sembako Kepada Warga Yang Membutuhkan

Kepala Desa Lampeong II, Sutnadi saat dikonfirmasi oleh tewenews.com membantah keras tudingan warga, Sutnadi juga menyatakan bahwa dirinya siap sampai kapanpun dan dimanapun menghadapi tudingan serta laporan warga secara hukum.

“Silahkan saja warga melapor, saya siap menghadapi mereka secara hukum, selama ini saya merasa tidak pernah melakukan seperti apa yang dituding oleh warga”, ungkap Kades.

Baca Juga :   Kuasa Direktur PT BNJM Disidangkan, Ini Penyebabnya

Ditambahkannya, terkait dua buah rumah yang dimilikinya, rumah semi permanen yang kini dikontrak oleh sebuah perusahaan adalah hasil bisnisnya sebelum menjabat sebagai Kades, dan rumah yang kini ditempatinya adalah hasil tabungan pribadi.

Menurut informasi yang dihimpun oleh tewenews.com, Kades Lampeong II dilaporkan oleh masyarakat terkait dugaan adanya tindak pidana korupsi dalam penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2017 lalu, dugaan tipikor ini disinyalir dilakukan oleh Kades dengan cara merekayasa kwitansi untuk lampiran surat pertanggung jawaban (SPJ).(Taufik / tim)