Warga Pertanyakan Pengunaan Jalan Angkutan Batu Bara Dari Pelabuhan Exs PT.PMA ke PT BPCI

TEWENEWS, Muara Teweh – Warga Desa Pendreh mempertanyakan adanya kegiatan angkutan sisa batu bara di pelabuhan PT.Mata Mulia Agung (PMA) di Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalteng.

Batu Bara tersebut di ketahui sisa hasil penambangan milik PT.PMA yang sudah tidak beraktifitas beberapa tahun terakhir ini.

Informasi yang di dapat batu bara tersebut di angkut ke pelabuhan PT.Borneo Prima Cool Indonesia (BPCI) yang berjarak kurang lebih 3 kilo meter dari pelabuhan stok file exs PT.PMA.

Sabrun, penjaga malam yang berada di lokasi membenarkan adanya kegiatan tersebut.

” Benar ada aktifitas pengangkutan batu bara dari pelabuhan exs PT.PMA ke pelabuhan stok file PT.BPCI di desa Pendreh,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (22/1/2020).

Baca Juga :   IUP PT. FRI Tak Ada Masalah Meski Diatas HGU PT. AGU

Dengan adanya kegiatan ini warga meminta kepada pihak terkait agar bisa mengawasi pengunaan jalan yang di lalui oleh armada angkutan batu bara tersebut, karena di khawatirkan bisa menganggu keselamatan penguna jalan.

Seperti di ketahui, Pengangkutan ore nikel yang melintasi jalan umum tanpa izin dari instansi yang berwenang senyatanya adalah suatu tindak pidana dan hal tersebut sudah tegas diatur dalam peraturan perundang-undangan yaitu Undang-Undang nomor 38 tahun 2004 tentang jalan dan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: