Wartawan di Ancam,Pengurus PWI Barut Angkat Bicara

oleh -31 views

TEWENEWS,Muara Teweh – Beberapa hari ini, sejumlah wartawan media online yang bertugas meliput di Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, merasa terganggu dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai jurnalis. Hal itu disebabkan acaman yang di lontarkan oleh Junaidi S.Ag melalui akun facebooknya,yang akan melaporkan wartawan media online ke polisi.

Menanggapi hal itu Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Barito Utara,Melkianus turut angkat bicara.”Saya menyayangkan pernyataan Junaidi S.Ag yang akan melaporkan beberapa wartawan ke polisi terkait pemberitaan yang terbit di media mereka. Dalam Undang-undang Pers,jelas diatur cara mediasi untuk menyelesaikan sengketa dengan pihak pers. Misalnya dengan hak jawab, hak tolak dan mengadu ke dewan pers”.tegasnya di Sekretariat PWI Barut, Rabu (7/3/2018).

Baca Juga :   Gelar Ops Yustisi di Kelurahan Tumpung Laung, Polsek Montallat Ajak Warga Gunakan Masker Dengan Benar

Pernyataan lebih keras lagi di sampaikan oleh M Yamani selaku senior PWI Barut, yang mengatakan bahwa ini merupakan bentuk perbuatan menghalangi kebebasan Pers.”Apa yang dilakukan oleh Junaidi ini sudah bentuk menghalangi kebebasan Pers dan ini tidak dapat di biarkan, bahkan mengarah ke kriminalisasi wartawan,”katanya

Bahkan ia menambahkan seharusnya kalau benar ketua Panwaslih tidak pernah membuat pernyataan seperti yang di muat beberapa media, mestinya Manik lah yang melapor.”Apa hubungan nya Junai melaporkan wartawan,harusnya ketua Panwaslih yaitu Kotdin Manik sebab ia yang merasa di rugikan kalau benar bahwa pernyatan itu bohong”, jelas Papi sapaan akrapnya.

Baca Juga :   Bertambah 21 Orang Positif, Pemkab Barut Rapat Darurat Percepatan Penanganan Covid-19

Perlu kita ketahui bahwa beberapa wartawan media yang mendapatkan ancaman itu adalah media yang dalam beberapa waktu ini intens memberitakan kasus Hoaks yang di duga di lakukan oleh salah satu oknum camat kepada partai pengusung salah satu paslon Bupati Barut Taufik Nugraha yang di duga mengandug unsur Suku,Agama,Ras dan Antargolongan (SARA).

Baca Juga :   Peduli Mutu Pendidikan, Subdenpom XII/2-3 Muara Teweh Bersihkan Lingkungan Sekolah

Dalam poin nya Junaidi S.Ag seperti yang ia posting dilaman salah satu group Facebook mengatakan bahwa apa yang di beritakan selama ini oleh beberapa media tidak benar.”Berdasarkan berita klarifikasi di atas kita sudah punya data siapa yang memberitakan seakan-akan pernyataan ketua panwaslu Barut….dan siapa yang menyabarkan berita pernyataan palsu tersebut lewat media FB/medsos dan pernyataan pernyatan justru berbau propokatif dan akan kita laporkan minggu depan”.tulisnya (Bbg/tim