Yon Arhanud 1 Kerjasama Dengan TFI Binus Salurkan Bantuan Buat Korban Banjir Kabupaten Lebak

oleh -22 views

TEWENEWS, Jakarta – Batalyon Arhanud 1 Serpong bekerjasama dengan CSR Teach For Indonesia Universitas Bina Nusantara (TFI Binus) menyalurkan bantuan bagi korban musibah banjir di Posko Bencana Banjir Kabupaten Lebak, Dodiklatpur Kodam III/Siliwangi, Jl. Raya Cipanas, Bungurmekar, Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, Jum’at (10/1/ 2020).

Saat dikonfirmasi, Ibu Andyni Khosasih selaku pimpinan TFI Universitas Binus di Jakarta Barat mengatakan, “Pada hari Jum’at ini, Batalyon Arhanud 1 yang dipimpin oleh Danyon LetKol Arh Choirul Huda, S.Sos., M.I.Pol bekerjasama dengan TFI Universitas Binus dalam rangka menyalurkan bantuan korban musibah banjir kepada para pengungsi yang berada di Posko Pengungsian Korban Banjir Kabupaten Lebak Dodiklatpur III/Siliwangi,” ucap Ibu Andyni Khosasih.

Baca Juga :   Pria Ini Diamankan Bersama Barbuk Sabu Yang Di Sembunyikan Dalam Bohlam Lampu

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan, “Bantuan diterima langsung oleh para pengungsi di Posko Pengungsian Korban Banjir Kabupaten Lebak Dodiklatpur III/Siliwangi yang dipimpin Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon, bantuan berupa makanan bayi, selimut, obat- obatan dan sembako diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi disana yang berjumlah 648 orang”, jelas Andyni Khosasih

Baca Juga :   Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Covid-19, SKK Migas Terapkan "Work From Home"

Berdasarkan data yang dihimpun redaksi, banjir bandang dan longsor melanda wilayah Kabupaten Lebak, Banten, sejak Rabu (1/1/2020) lalu.

Ribuan warga terpaksa mengungsi di sejumlah tempat seperti rumah ibadah, majelis taklim, gedung sekolah dan perkantoran.

Banjir melanda empat Kecamatan yang terdampak di 12 desa di bantaran Sungai Ciberang. Sebanyak 12 desa itu berada di Kecamatan Cipanas, Lebak Gedong, Sajira, dan Curugbitung. Infrastuktur jembatan yang menghubungkan Kecamatan Cipanas-Muncang terputus.

Baca Juga :   Cegah Peredaran Narkoba, Polres Cilacap bersama BNN Gelar Kegiatan Tes Urine Anggotanya

Hal itu akibat luapan Sungai Ciberang menggenangi 2.167 rumah warga di enam kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten. Dari 2.167 rumah yang terendam banjir itu, di antaranya 306 rumah rusak berat dan 274 rusak ringan.

Meski banjir mulai surut, menurut data dari BPBD Lebak, sebagian warga masih bertahan di pengungsian. Banjir menimbulkan dampak paling parah di Kecamatan Sajira, Lebak Gedong, dan Cipanas yang sebagian permukiman warganya berdekatan dengan Sungai Ciberang. (M.Solichin)